Tidak sedikit orang tua yang memilih menerapkan homeschooling bagi anak mereka yang masih berusia di bawah 6 tahun. Demi kelancaran sekolah di rumah, orang tua juga harus mempersiapkan kurikulum homeschooling bagi anak usia dini.
Sayangnya seringkali orang tua melakukan kesalahan yakni menganggap kurikulum bagi anak usia dini adalah bermain saja. Padahal dari di balik aktivitas bermain tersebut ada banyak makna yang meningkatkan keterampilan anak. Anda yang masih bingung menyusunnya bisa menyimpan tips-tips ini.
4 Tips Menyusun Kurikulum Homeschooling Anak Usia Dini
Tujuan utama dari pendidikan anak usia dini adalah untuk mengetahui minat dan bakat, membentuk karakter sampai dengan kepribadiannya. Pada usia ini penting bagi orang tua untuk mengetahui apa yang cocok untuk anak. Baru nantinya bisa dilakukan pengembangan secara tepat.
Oleh karena itulah penyusunan kurikulum sekolah di rumah harus disesuaikan dengan baik. Beberapa tips berikut ini bisa membantu Anda.
1. Memperhatikan Cara Belajar Anak
Anda harus bisa membuat kurikulum yang mengakomodasi pelaksanaan pembelajaran. Bagaimana anak bisa mendapatkan pengalaman belajar yang akan mengembangkan dirinya. Mulailah dengan memperhatikan cara belajar anak, apakah dia lebih suka untuk belajar langsung dari pengalaman atau justru dari buku.
Maka apa yang membuatnya lebih cepat paham maka itulah yang harus Anda utamakan atau perbanyak porsinya dalam kurikulum. Ingat bahwa cara belajar ini menentukan apakah mereka bisa lebih cepat menyerap suatu ilmu.
2. Memperbanyak Permainan
Perlu diketahui bahwa anak usia dini tidak membutuhkan kurikulum akademik yang akan membuatnya bisa menjawab tes atau ujian. Justru diperlukan pengalaman yang aktif sehingga mereka terlibat dalam suatu hal.
Dalam hal ini tentu saja belajar dari permainan adalah kurikulum yang wajib Anda berikan. Hanya saja jenis permainan yang diperlukan bisa disesuaikan kembali dengan usia anak.
3. Meningkatkan Pengalaman Kesenian
Diperlukan eksplorasi anak selain dari bermain yaitu belajar soal kesenian. Mengajak anak untuk ikut melihat pertunjukan kesenian tentu bisa jadi kegiatan yang menyenangkan. Anda bisa memasukkannya dalam agenda kurikulum, jadi sekolah rumah tidak selalu dilakukan di rumah saja.
Ajakan ini juga akan memberikan pengalaman yang menarik. Anda akan memperluas imajinasi anak baik dari segi musik, gerakan, visual dan masih banyak lagi.
4. Mengajarkan Perilaku Hidup Sehat
Penting juga untuk memberikan kurikulum akan perilaku hidup sehat. Anda sebagai orang tua bisa mulai dengan mempersiapkan makanan yang bergizi. Anak perlu diajarkan juga bagaimana perilaku hidup sehat sehari-hari. Seperti tidak memilih makanan, olahraga, mandi sendiri dengan baik dan masih banyak lagi.
Hal-hal yang tampaknya sepele ini juga wajib masih dalam kurikulum sekolah di rumah bagi anak usia dini. Bahkan di sekolah formal pun materi ini juga diberikan.
Anda sekarang sudah lebih mudah dalam menyusun kurikulum homeschooling yang digunakan saat ini?. Ada begitu banyak materi yang bisa diberikan. Tinggal bagaimana cara Anda mengajarkannya nanti.